Powerful Closing Strategy

Cara Efektif Menyetak Transaksi Penjualan

MENGAPA HARUS CLOSING ?

“Tidak ada yang akan terjadi sampai sesuatu dijual”, demikian kata Harry Beckwith, salesman terkemuka dari Amerika.  Tanpa closing, semua proses kerja penjualan terlihat sia-sia. Oleh karena itu siapapun yang mejadi orang sales wajib menutup pejualan.

Sebagian besar salesman kecewa karena prospek tidak membeli meskipun mereka presentasi dengan penuh keyakinan dalam menceritakan manfaat produknya. Hal ini wajar terjadi mengingat manfaat produk sering kali tidak memenuhi kebutuhan, keinginan maupun harapan prospek.  Oleh karena itu penting bagi salesman untuk benar-benar memahami prospeknya.

Closing merupakan proses akhir dari sebuah siklus penjualan, hal ini berarti mudah-tidaknya closing juga ditentukan oleh kualitas proses kerja sebelumnya.  Untuk itu setiap salesman wajib menerapkan teknik-teknik penting untuk memudahkan dan mempercepat closing.

PERCEPTION CONTROL FOR SPEED CLOSING: DEPENDABLE BENEFITS I THE BIG DIFFERENCE 

Dalam situasi persaingan usaha yang semakin ketat, sangat penting bagi para sales person untuk memiliki kemampuan menciptakan preferensi yang kuat terhadap produk yang kita miliki.

Sales Person harus memahami dan memanfaatkan persepsi-persepsi yang membuat  prospek menginginkan produk yang ditawarkan. Kemudian sales person secara ampuh mengomunikasikan pesan yang mendukung  persepsi tersebut, sehingga penutupan pejualan lebih mudah dan lebih cepat terjadi. 

Ada 2 hal penting yang dibahas dalam modul ini, yaitu:

  1. Membangun teknik dan keterampilan komunikasi praktis penjualan beserta keunggulan produk dan layanan yang melampaui pikiran dan harapan pelanggan, sehingga menciptakan  ‘Jauh lebih unggul’
  2. Membangun teknik praktis menampilkan/mengkomunikasikan diri tenaga penjualan &  perusahaan, produk dan layanan yang menciptakan persepsi/realitas ‘realy realy better than competitor/pass experience’ (better quality’, ‘more trusted’, ‘lebih menguntungkan’).

HANDLING OBJECTION – REJECTION

Keberatan dan penolakan yang disampaikan oleh prospek dapat menjadi ‘batu sandungan’ yang menggagalkan penutupan penjualan. Keberatan-keberatan dan penolakan-penolakan yang ditangani secara terampil dan memuaskan prospek maupun pelanggan merupakan  peluang besar menciptakan penutupan penjualan, bahkan mampu melahirkan LOYALITAS PELANGGAN.

Materi ini akan menekankan peserta untuk memahami fakta-fakta megenai keberatan-penolakan, faktor-faktor penyebab keberatan-penolakan hingga bagaimana sales person menerapkan teknik-teknik praktis merespon keberatan-penolakan, sehingga mampu menjadikan keberatan-penolakan sebagai peluang yang lebih besar menciptakan penutupan pejualan.

CLOSING PRINCIPLE & TECHIQUES

Closing adalah eksekusi terakhir dari proses penjualan.  Kesalahan dalam CLOSING dapat membuat  semua usaha sepanjang proses penjualan hampir sia-sia.  Untuk itu keterampilan dalam  membaca kecenderungan minat  dan alasan utama prospek untuk  membeli,  menghilankan kekhawatiran prospek serta keterampilan mendorong prospek untuk mengambil keputusan membeli merupakan beberapa keterampilan teknis penting yang perlu dimilki Sales Person. 

Materi ini akan membahas tentang PRINSIP-PRINSIP PENTING dan TEKNIK-TEKNIK PRAKTIS MENUTUP PENJUALAN DAN MENCAPAI KESEPAKATAN. Termasuk dalam hal ini peserta memahami scrip-scrip praktis yang penting disampaikan kepada pelanggan untuk memperkuat keputusan pembelian oleh prospek.

Note: Jika tim Anda mendapatkan kesulitan terkait penutupan penjualan, jangan ragu untuk diskusi/konsultasi di 081799 35000.

atau Anda merasa bahwa perubahan mendasar perilaku konsumen, himpitan kompetisi dan stagnasi penjualan semakin mengancam perusahaan Anda?

Upaya ini dapat menjadi solusinya, serta manfaatkan mumpung ada jasa GRATISnya!