Memahami Riset Pasar: Jenis, Metode dan Kegunaan (Bag 2)

#Jenis Riset Pasar

Pada umumnya terdapat dua jenis utama riset pasar, yaitu riset primer dan riset sekunder.

Pada riset primer, data dikumpulkan langsung dari sumber pertama atau sumber aslinya.  Periset dapat mengumpulkan data sendiri atau menyewa seseorang untuk melakukan pengambilan data. Riset pasar ini dilakukan untuk memahami kondisi terkini dari sebuah pasar.

Sedangkan pada riset sekunder, data didapatkan dari orang lain atau dari publikasi-publikasi yang sudah ada, seperti  jurnal, laporan, dalam hal ini umumnya data-data yang sudah diterbitkan secara umum, baik secara online maupun offline.

Metode Pengumpulan Data Primer

Beberapa cara yang dilakukan untuk mendapatkan data melalui riset primer antara lain adalah:

  • Melakukan wawancara (Interview) dengan tatap muka langsung
  • Wawancara tidak langsung melalui alat komunikasi (telepon, WAcalls/skype/teleconference/videocall, dll).
  • Survey/Observasi
  • Pengisian Kuisioner
  • FGD (Focus Group Discussion) atau diskusi berkelompok dengan anggota yang terdiri atas sampel konsumen (customer) potensial.

Ditinjau dari jenis informasi atau jenis data yang dikumpulkan, maka jenis data yang dikumpulkan dapat berupa data kuantitatif atau kualitatif.

Informasi atau data kuantitatif biasanya berupa data statistik dan data ini cenderung lebih terstruktur.  Pengisian kuisioner dan survei dengan pertanyaan tertutup, biasanya termasuk dalam jenis informasi ini.  Metode kuantitatif menggunakan analisis yang bersifat matematis dan statistik, yanng mempu mengolah data dengan ukuran sampel yang besar.

Data kualitatif membantu periset untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang perasaan orang-orang tentang topik tertentu. Periset dapat bertanya kepada mereka apa yang mereka pikirkan, mengapa memiliki pendapat tertentu dan bagaimana mereka membuat keputusan atau pilihan.  Untuk memperoleh informasi yang valid terbaik, maka pengamatan langsung, wawancara mendalam dan diskusi terfokus penting dilakukan.

Sebuah riset yang lengkap, umumnya mengombinasikan pengambilan data secara kuantitatif maupun kualitatif. Dalam banyak kasus, data kualitatif membantu periset mengembangkan dan menyempurnakan metode penelitian kuantitatifnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*